
BSIP Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik Ikuti Rapat Koordinasi Brigade Pangan di Bangka Belitung
Sabtu (28/12/2024), Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik turut serta dalam Rapat Koordinasi Brigade Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di Novotel, Pangkalpinang, Kep. Bangka Belitung. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).
Acara tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian (Prof. Dr. Ir. Muhammad Syakir, M.Si), Kepala BPPSDMP (Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., MP), Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Dr. Muhammad Amin), Kepala BBPSI Padi (Dr. Ir. Muhammad Thamrin) Kepala BB PSI Veteriner (Dr. Ir. Fery Fahrudin Munier) Kepala BSIP Bangka Belitung (Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si), Kepala BPSIP Troa (Prima Luna, S.TP., M.Si., Ph.D), Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur (Edi Ramdoni, SP., MM), Dinas Pertanian lingkup kabupaten, Korem 045 Garuda Jaya, Kodim lingkup Kabupaten, pendamping Brigade Pangan dan Perwakilan penyuluh.
Dalam sambutannya, Kepala BPPSDMP, Dr. Idha Widi Arsanti, menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program Brigade Pangan untuk mendukung swasembada pangan di Bangka Belitung. "Brigade Pangan harus bergerak cepat agar ketahanan pangan di daerah ini dapat tercapai dan mendukung kebutuhan pangan nasional," ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Prof. Dr. Ir. Muhammad Syakir, M.Si, menyampaikan bahwa swasembada pangan menjadi target utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya melibatkan kaum milenial dalam sektor pertanian dengan pendekatan modern dan berorientasi pada keuntungan. Program Brigade Pangan sendiri mengadopsi sistem kemitraan bagi hasil 70:30 antara Brigade Pangan dan pemilik lahan.
Kasiter Korem 045/Garuda Jaya, Letkol Kav Sigit Priyo Utomo, menambahkan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. "Kita harus melatih generasi muda agar mencintai pertanian. Tahun 2025, optimalisasi lahan seluas 3.734 hektare akan dilaksanakan di Bangka Selatan”.
Pj Satgas Swasembada Pangan Provinsi Bangka Belitung, Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si, melaporkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 48 Brigade Pangan dari target 51 Brigade. "Progres ini menunjukkan upaya signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan, meskipun masih ada target yang perlu dicapai untuk memenuhi rencana secara keseluruhan," jelasnya.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah-langkah strategis guna mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.